Skip Repetitive Navigational Links
Tongkat Gembala
« Previous
Minggu Para Wanita Pembawa Rempah-Rempah

Sabtu, 10 Mei 2008

Pendahuluan
Minggu kedua setelah Pesta Paskah Suci dirayakan oleh Gereja Orthodox sebagai Minggu Para Wanita Pembawa Rempah-Rempah. Hari mengenang kembali saat dimana wanita-wanita murid Tuhan kita datang ke kubur untuk meminyaki tubuhNya dengan minyak mur tetapi mendapati kubur kosong. Ketika para wanita ini termangu-mangu heran, malaikat menampakkan diri memberitahukan bahwa Kristus telah bangkit dari mati.
 
Latar Belakang
                Sejak awal mula dari tigapuluh dua tahun yang dijalaniNya, ketika Tuhan Yesus berkeliling di seluruh Galilea, mengajar dan melakukan mujizat, beberapa wanita yang menerima belas kasihanNya, meninggalkan tanah kelahiran mereka dan saat itu juga mengikuti diriNya. Mereka mempersembahkan harta milik yang dipunyai bahkan hingga penyaliban dan penguburanNya, dan setelah peristiwa itu tiada seorangpun dari mereka yang berpaling imannya dari Dia, bahkan tidak takut kepada ancaman dari para penguasa Yahudi. Mereka datang ke makam suciNya dengan membawa minyak mur yang telah mereka persiapkan untuk meminyaki tubuhNya. Oleh karena minyak mur yang dibawa oleh para wanita pengasih Allah ini sehingga mereka disebut para pembawa rempah-rempah.
Beberapa dari nama-nama mereka yang diketahui adalah sebagai berikut: yang pertama-tama, yang tersuci Perawan Maria, yang dalam Matius 27:56 dan Markus 15:40 disebut “bunda Yakobus dan Yoses” (mereka ini adalah anak-anak Yusuf dari perkawinan sebelumnya, dan ia olehkarenanya menjadi bunda mereka selanjutnya); Maria Magdalena 9dirayakan 22 Juli); Maria, istri Kleopas; Yohana, istri Khuza, seorang pengawal Herodes Antipas; Salome, bunda dari anak-anak Zebedeus; Maria dan Martha, saudari Lazarus; dan Susanna. Sedangkan nama-nama perempuan lainnya, para penginjil memilih bungkam (Matius 27:55-56; 28:1-10. Markus 15:40-41. Lukas 8:1-3; 23:55-24:11, 22-24. Yohanes 19:25; 20:11-18. Kisah Para Rasul 1:14.)  
Bersama dengan para wanita-wanita pembawa rempah-rempah wangi, kita juga merayakan mereka yang secara diam-siam menjadi murid sang Juruselamat, yakni Yusuf dan Nikodemus. Nikodemus adalah salah satu dari pemimpin agama Yahudi dan adalah kaum Farisi. Ia mahir dalam Hukum Taurat dan pengajar Kitab Suci. Dia menjadi percaya kepada Kristus ketika, di awal mula pengajaran keselamatan dari sang Juruselamat, dia datang kepadaNya di suatu malam. Lebih lanjut, dia membawa kira-kira lima puluh kati banyaknya minyak mur dan minyak gaharu yang dicampur dengan rempah-rempah wangi untuk merempahi Gurunya itu (Yohanes 19:39). Yusuf, yang berasal dari kota Arimatea, seorang kaya dan pribadi mulia, serta salah seorang konselor yang berasa di Yerusalem. Dia pergi secara diam-diam kepada Pilatus dan meminta tubuh Yesus, dan bersama dengan Nikodemus mengebumikanNya. Karena waktunya mepet untuk mempersiapkan sebuah kubur lain, dia menaruh tubuh Tuhan dalam kubur miliknya yang digali pada sebuah cadas, sebagaimana Para Penginjil katakan (Matius 27:60).
 
Ikon Minggu Para Wanita Pembawa Rempah-Rempah Suci
                Ikon Minggu Para Wanita Pembawa Rempah-Rempah Suci melukiskan cerita biblis dari para wanita yang tiba di makam untuk meminyaki tubuh Kristus. Malaikat sedang duduk di atas batu yang menjadi penutup makam, dan menunjuk kepada pakaian kosong pertanda bahwa Kristus telah bangkit dari kematian.
 
Perayaan Kristen Orthodox pada Pesta Minggu Para Wanita Pembawa Rempah-Rempah
                Minggu Para Pembawa Rempah-Rempah dirayakan dengan Liturgi Suci Santo Yohanes Krisostomos. Di hari Minggu ini dan disepanjang periode Paskal hingga Apodosis atau penutupan masa-masa Paskah, hari sebelum Pesta Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga, ibadat-badat dimulai dengan mengidungkan troparion Paskah, “Kristus telah bangkit....”
Bacaan Kitab Suci untuk pesta ini adalah sebagai berikut: pada Ibadat Pagi Orthros diambil dari Injil Lukas 24:1-12; pada Liturgi Suci diambil dari Kisah Para Rasul 6:1-7 dan Injil Markus 15:43-16:8
 
Kidung Pesta
Apolitikion (irama 2)
Ketika Engkau turun ke dalam maut, ya Hidup Yang Kekal, Engkau membunuh neraka dengan kilatan dari KeilahianMu. Ketika Engkau membangkitkan para orang mati dari kedalaman yang amat bawah, semua kuasa-kuasa sorga berseru: “Kemuliaan bagiMu, ya Sang Kristus Allah kami, Sang Pemberi Hidup.”
 
Kemuliaan kepada Sang Bapa, Sang Putera dan Sang Roh Kudus.
 
Yusuf Yang Mulia mengambil tubuhMu yang tak bercacat cela dari atas Pohon, dan membungkusnya dalam kain lenan dan merempahinya, lalu membaringkannya dalam sebuah kubur yang baru. Namun pada hari ketiga Engkau bangkit, Ya Tuhan, menganugerahkan belas kasihan bagi dunia.
 
Kini dan selamanya, sampai sepanjang segala abad. Amin.
 
Kepada para wanita pembawa rempah-rempah wangi, Malaikat yang berdiri di atas makam berseru: Minyak mur adalah layak bagi yang mati, namun Kristus terbukti asing bagi kebinasaan. Tetapi berserulah: Tuhan telah bangkit, menganugerahkan belas kasihan kepada dunia.
 
Kontakion (Irama 2)
Ketika Engkau berseru, Bersukacitalah, kepada Para Pembawa Rempah-Rempah Wangi, Engkau membuat ratapan dari Hawa, bunda pertama, berhenti melalui KebangkitanMu, Ya Kristus Allah. Dan Engkau memerintahkan Para RasulMu untuk mengajar: Sang Juruselamat telah bangkit dari kuburan.
« Berita Sebelumnya